Program Tokutei Ginou (特定技能) adalah skema visa kerja yang diluncurkan pemerintah Jepang sejak April 2019 untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja asing di sektor-sektor industri tertentu.
Secara resmi, pengertian Tokutei Ginou diartikan sebagai “Specified Skilled Worker”, yaitu izin tinggal bagi warga negara asing yang memiliki keahlian dan keterampilan khusus sesuai standar industri Jepang. Skema ini dibagi menjadi dua jenis: Tokutei Ginou Tipe 1 dan Tokutei Ginou Tipe 2, yang masing-masing memiliki syarat, hak kerja, dan masa tinggal berbeda.
Tujuan utama dari program Tokutei Ginou adalah mengisi kekurangan tenaga kerja domestik di bidang-bidang yang mengalami penurunan angkatan kerja lokal, seperti perawatan lansia, konstruksi, pertanian, perhotelan, dan manufaktur.
Jepang menghadapi krisis demografi dengan populasi lansia yang meningkat dan angka kelahiran yang menurun, sehingga kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga keberlangsungan sektor ekonomi vital.
Program ini juga bertujuan memberikan peluang legal bagi tenaga kerja asing untuk bekerja dalam kondisi yang lebih manusiawi dan setara, dibandingkan dengan sistem magang teknis (Gino Jisshuu) yang sebelumnya sering dikritik karena kurangnya perlindungan hukum. Tokutei Ginou dirancang untuk memberikan status kerja yang jelas, perlindungan hukum, serta jalur karir yang lebih berkelanjutan di Jepang.
Apa Saja Jenis Visa Tokutei Ginou?
Program Tokutei Ginou terbagi menjadi dua jenis visa kerja: Tokutei Ginou Tipe 1 dan Tokutei Ginou Tipe 2. Keduanya ditujukan untuk tenaga kerja asing, tetapi berbeda dari sisi masa tinggal, hak kerja, dan kemampuan membawa keluarga. Pemohon harus memilih tipe visa sesuai dengan keahlian, pengalaman kerja, dan tujuan tinggal di Jepang.
Tokutei Ginou Tipe 1 (Tokutei Ginou i)
Visa Tokutei Ginou Tipe 1 ditujukan bagi pekerja asing dengan keterampilan menengah dalam bidang industri tertentu yang mengalami kekurangan tenaga kerja di Jepang.
Sektor Industri yang Tercakup (14 Sektor)
Visa ini berlaku untuk 14 sektor berikut:
| No | Sektor Industri | Nama Jepang |
|---|---|---|
| 1 | Perawatan lansia | 介護 (Kaigo) |
| 2 | Pembersihan gedung | ビルクリーニング |
| 3 | Industri makanan dan minuman | 飲食料品製造業 |
| 4 | Restoran & layanan makan | 外食業 |
| 5 | Konstruksi | 建設業 |
| 6 | Perkapalan | 造船・舶用工業 |
| 7 | Industri mesin | 産業機械製造業 |
| 8 | Industri elektronik | 電気・電子情報関連産業 |
| 9 | Pertanian | 農業 |
| 10 | Perikanan | 漁業 |
| 11 | Pengolahan produk perikanan | 水産加工業 |
| 12 | Penerbangan | 航空業 |
| 13 | Perhotelan | 宿泊業 |
| 14 | Transportasi & logistik | 自動車整備業 |
Durasi Masa Tinggal
- Masa tinggal maksimal: 5 tahun
- Sistem perpanjangan: 1 tahun, 6 bulan, atau 4 bulan per periode
- Tidak diperbolehkan membawa keluarga
Persyaratan Dasar
- Lulus ujian keterampilan kerja sesuai sektor
- Lulus ujian bahasa Jepang minimal JFT-Basic A2 atau JLPT N4
- Sehat jasmani dan rohani
- Memiliki sponsor (perusahaan penerima di Jepang)
Tokutei Ginou Tipe 2 (Tokutei Ginou ii)
Visa Tokutei Ginou Tipe 2 dikhususkan untuk tenaga kerja asing dengan keahlian lanjutan dan pengalaman kerja tinggi dalam bidang teknik dan konstruksi berat.
Kategori Pekerjaan dan Level Keahlian
Saat ini, hanya dua sektor yang tersedia:
- Konstruksi (建設業)
- Perkapalan (造船・舶用工業)
Pekerja harus memiliki sertifikasi keahlian tinggi dan pengalaman signifikan di bidang terkait.
Keunggulan: Bisa Bawa Keluarga dan Perpanjangan Jangka Panjang
- Bisa membawa pasangan dan anak
- Tidak ada batasan masa tinggal (dapat diperpanjang tanpa batas)
- Berpeluang untuk mendapatkan Permanent Residence
Baca juga: Syarat Masuk LPK Jepang yang Penting Anda Ketahui
Siapa yang Bisa Mengajukan Visa Tokutei Ginou?

Visa Tokutei Ginou terbuka bagi tenaga kerja asing yang memenuhi syarat kompetensi teknis dan bahasa Jepang. Pemohon harus lulus serangkaian ujian resmi, memiliki latar belakang industri, dan memenuhi ketentuan administratif dari pemerintah Jepang.
Persyaratan Umum (Umur, Kesehatan, Pengalaman)
- Umur: Minimal 18 tahun saat pengajuan
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan)
- Pengalaman kerja: Diutamakan memiliki pengalaman sesuai sektor kerja yang dituju
Calon pekerja juga wajib memiliki motivasi kerja dan mampu beradaptasi dengan budaya kerja Jepang.
Latar Belakang Teknis atau Pemegang Visa Magang Teknis (技能実習生)
Pemegang visa Gino Jisshuu (技能実習) yang telah menyelesaikan program magangnya bisa langsung mengajukan Tokutei Ginou tanpa mengikuti ujian keterampilan teknis. Status ini memberi jalur transisi yang lebih cepat ke Tokutei Ginou, terutama di sektor yang sama dengan program magang sebelumnya.
Contoh: Magang di bidang perawatan lansia → Langsung masuk Tokutei Ginou sektor Kaigo tanpa ujian teknis ulang.
Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT N4 atau JFT-Basic)
Calon pemohon harus menunjukkan kemampuan bahasa Jepang dasar:
- JFT-Basic: Minimal level A2
- JLPT: Minimal level N4
Tes ini menunjukkan bahwa pemohon mampu memahami instruksi kerja, berkomunikasi dalam lingkungan kerja, dan membaca dokumen dasar berbahasa Jepang.
Baca juga: Biaya LPK Jepang: Kisaran Biaya dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Bagaimana Proses dan Tahapan Mendapatkan Visa Tokutei Ginou?
Proses mendapatkan visa Tokutei Ginou terdiri dari empat tahap utama. Setiap tahap memiliki standar evaluasi yang ketat dan bertujuan memastikan bahwa tenaga kerja asing yang masuk ke Jepang benar-benar memenuhi kualifikasi industri dan dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja lokal.
1. Ikuti Ujian Keterampilan Bidang Kerja
Pemohon harus lulus ujian keterampilan teknis sesuai dengan sektor industri yang ingin dimasuki. Ujian ini diselenggarakan oleh lembaga yang ditunjuk pemerintah Jepang dan biasanya dilakukan secara online atau langsung di beberapa negara.
Detail ujian:
- Format: Praktik kerja, teori, dan simulasi kasus
- Bahasa: Jepang
- Materi: Spesifik per sektor, seperti perawatan lansia (Kaigo), konstruksi, atau industri makanan
Contoh:
Untuk sektor Kaigo, peserta diuji tentang cara membantu aktivitas lansia, teknik mengangkat pasien, dan penggunaan alat bantu.
2. Ikuti Tes Bahasa Jepang (JLPT atau JFT-Basic)
Kemampuan bahasa Jepang menjadi syarat wajib untuk memahami instruksi kerja, membaca dokumen, dan berkomunikasi dengan rekan kerja.
Dua jenis tes yang diakui:
| Tes | Level Minimal | Keterangan |
|---|---|---|
| JLPT | N4 | Tes tertulis, diadakan dua kali setahun |
| JFT-Basic | A2 | Tes berbasis komputer, lebih fleksibel |
Materi tes:
- Percakapan sehari-hari
- Kosakata kerja dasar
- Instruksi tertulis dan lisan
Peserta harus lulus salah satu dari dua tes ini sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Dapatkan Sponsor atau Perusahaan Penerima
Setelah lulus dua tes awal, calon pekerja harus mendapatkan perusahaan penerima (受入れ機関) di Jepang. Perusahaan ini bertindak sebagai sponsor dan bertanggung jawab selama masa kerja pekerja asing di Jepang.
Syarat perusahaan sponsor:
- Terdaftar secara legal di Jepang
- Menyediakan kontrak kerja sesuai ketentuan imigrasi
- Menjamin akomodasi, pelatihan, dan kesejahteraan pekerja
Perusahaan juga wajib:
- Mendaftarkan pekerja pada sistem asuransi
- Memberi gaji sesuai upah minimum sektor
4. Ajukan Visa ke Imigrasi Jepang
Setelah kontrak kerja diterbitkan oleh perusahaan sponsor, pemohon bisa mengajukan visa Tokutei Ginou ke kantor imigrasi Jepang melalui dua jalur:
- Dari luar Jepang: Ajukan Certificate of Eligibility (COE) melalui sponsor, lalu proses visa di kedutaan Jepang di negara asal
- Dari dalam Jepang: Jika sedang berada di Jepang dengan status visa lain, bisa mengajukan perubahan status visa
Dokumen yang dibutuhkan:
- Paspor
- Hasil tes keterampilan dan bahasa
- Surat kontrak dari perusahaan
- Formulir aplikasi visa
- Foto dan dokumen tambahan sesuai sektor
Waktu pemrosesan visa rata-rata memakan waktu 1–3 bulan, tergantung kelengkapan dokumen dan lokasi pengajuan.
Baca juga: Mencari LPK Terbaik di Bali? Ini yang Harus Anda Perhatikan
Apa Perbedaan Tokutei Ginou dan Gino Jisshuu
Tokutei Ginou dan Gino Jisshuu (技能実習) adalah dua jenis visa kerja yang sering disamakan, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar dari segi tujuan, hak, serta prospek tinggal di Jepang. Berikut penjelasan rinci berdasarkan masing-masing aspek penting:
Tujuan dan Sistem Kerja
- Gino Jisshuu bertujuan untuk transfer keterampilan dari Jepang ke negara asal. Sistem ini lebih fokus pada pelatihan teknis, bukan sebagai bentuk kerja profesional jangka panjang.
- Tokutei Ginou bertujuan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor tertentu di Jepang. Sistem ini mengakui pekerja asing sebagai bagian aktif dari angkatan kerja nasional.
Kesimpulan:
Tokutei Ginou adalah skema kerja profesional, sedangkan Gino Jisshuu bersifat pelatihan teknis.
Hak Kerja dan Perlindungan Tenaga Kerja
| Aspek | Tokutei Ginou | Gino Jisshuu |
|---|---|---|
| Gaji | Setara pekerja Jepang | Sering lebih rendah dari standar |
| Perlindungan hukum | Diatur dalam UU Ketenagakerjaan | Perlindungan terbatas |
| Izin pindah kerja | Bisa pindah perusahaan (terbatas) | Tidak bisa pindah perusahaan |
Tokutei Ginou memberikan hak kerja penuh dan perlindungan setara dengan pekerja domestik. Sementara Gino Jisshuu sering dikritik karena minimnya perlindungan hukum dan keterbatasan hak.
Peluang untuk Menetap Jangka Panjang
- Tokutei Ginou Tipe 1: Masa tinggal maksimal 5 tahun tanpa opsi permanen
- Tokutei Ginou Tipe 2: Bisa tinggal tanpa batas waktu dan memiliki jalur ke Permanent Residence (PR)
- Gino Jisshuu: Tidak bisa langsung menetap permanen, dan hanya dianggap sebagai peserta pelatihan sementara
Tokutei Ginou memberi peluang untuk transisi ke status tinggal jangka panjang, terutama pada Tipe 2. Sebaliknya, Gino Jisshuu bersifat temporer tanpa kejelasan jalur imigrasi lanjutan.
Kemampuan Membawa Keluarga
- Tokutei Ginou Tipe 1: Tidak diizinkan membawa keluarga
- Tokutei Ginou Tipe 2: Diizinkan membawa pasangan dan anak secara legal
- Gino Jisshuu: Tidak bisa membawa keluarga
Hanya pemegang Tokutei Ginou Tipe 2 yang mendapat hak imigrasi keluarga. Ini menjadi nilai tambah besar bagi pekerja yang ingin hidup bersama keluarga di Jepang.
Baca juga: 5 Rekomendasi LPK Jepang di Bali Terakreditasi Resmi
Dapatkan Pelatihan Tokutei Ginou yang Jelas dan Terstruktur di LPK Duta Sahaya Bali
Bagi kamu yang serius ingin bekerja di Jepang dengan visa Tokutei Ginou, LPK Duta Sahaya Bali hadir sebagai tempat pelatihan yang fokus, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan industri Jepang.
Program ini dirancang khusus agar kamu tidak hanya lulus tes bahasa dan keterampilan, tapi juga benar-benar siap menghadapi dunia kerja profesional di Jepang. Materinya dibuat agar peserta mudah memahami struktur bahasa Jepang, etika kerja, dan budaya yang akan dihadapi di lapangan.
Biaya pelatihan hanya Rp2.000.000, sudah termasuk pelatihan Bahasa Jepang lengkap (Bunpou, Kaiwa, Choukai), pengenalan budaya dan aturan kerja di Jepang, serta praktik langsung sesuai bidang kerja.
Kamu akan dibekali dengan modul belajar yang terstruktur, kelas intensif, dan simulasi kerja nyata. Semua ini dirancang agar kamu tidak hanya bisa lulus ujian, tapi juga cepat beradaptasi dan tampil profesional sejak hari pertama bekerja.
LPK Duta Sahaya Bali merupakan LPK terbaik di bali dan menyediakan pendampingan, evaluasi berkala, serta opsi dana talangan dari pihak ketiga untuk kamu yang butuh dukungan biaya.
Fokus utama kami adalah membimbing kamu dari nol hingga benar-benar siap untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja Jepang melalui jalur resmi dan legal. Pelatihan yang kami berikan bukan hanya untuk lulus ujian, tapi untuk keberhasilan jangka panjang di kariermu di Jepang.
Jadi tunggu apalagi? Daftar sekarang juga gratis melalui form ini.

Pingback: Magang Di Jepang - LPK Duta Sahaya Bali
Pingback: Ingin Magang di Jepang? Ini Jenis, Syarat, dan Prosesnya
Pingback: Pengertian Gino Jisshusei, Tujuan, Kriteria, dan Persyaratannya